Butiran debu (bukan lagu)

Saya belajar dari ribuan kata manis yang berujung pada tangisan.
Saya belajar dari ratusan janji yang terlempar lalu menguap lenyap.
Saya belajar dari rasa galau yang diputar2 untuk selalu minta diluruskan olehNya.
Dari semua yang akan terus berlanjut,
Dari semua yang datang dan pergi,
Dari semua tawa dan tangis,
Dari semua kekerasan hati dan penyerahan total pada sang Illahi,

Saya belajar…
Bahwa saat saya hanya bertahan dengan ego dan kekerasan hati, saya sedang menutup diri dariNya.
Bahwa saat saya menutupi kenyataan yang ada hanya agar sempurna sebuah cerita, saya dijerat duka seperti boa.
Bahwa saat saya benar2 menyerah dan mengaku kalah, pertolongan Allah itu datang tanpa disangka.
Bahwa saat sebuah impian yang direlakan tiba2 dikabulkan, ia pun datang tidak tanpa perjuangan.

Seakan diingatkan,
Saat kau tersungkur kau datang padaKu dengan tersedu lalu Aku meraihmu,
Apakah saat Kuberi yang kau mau, kau akan terlena dan lupa padaKu?

Karna setiap ujian tidak akan pernah adil bagi jiwa yang lemah dan manja.
Karna setiap pengalaman harusnya menjadi penempa bukan sekedar kenangan yang dibakar dalam bara.

Lalu kemana harus saya memadu duka agar ia terlihat tidak begitu sulit dijajaki?
Pun saya tidak terlalu kuat untuk menggantungnya diatas kepala agar siapa saja yang lewat bisa mengambilnya.
Kuberserah padaMu wahai Dzat yang nyawaku ada digenggamanNya.
Kemana lagi Kau melabuhkan kisah ini.
Kemana lagi Kau mengayunkan jalan takdir ini.
Jika ini memang yang terbaik untukku, agamaku, hidupku sekarang dan akan datang, mudahkan dan berikan aku ridho dan keberkahanMu
Tapi jika ini membawa mudharat bagiku, agamaku, hidupku sekarang dan akan datang, jauhkan kemudharatan itu dan jadikan aku dekat pada kebaikan yang Kau rencanakan.

Sungguh, aku hanya sebutir debu dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Bjm, September 2012

(From draft to published part #1)

Posted from WordPress for Android

One thought on “Butiran debu (bukan lagu)

  1. Ping-balik: Butiran debu (bukan lagu) (rePress) | Lee's Journal

Leave a comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s