Bukan hanya untuk (dan tentang) #SurabayaTutupDolly

Detik-detik menjelang penutupan Dolly. Kita doakan yuk penutupan ini berjalan lancar dan ditutup selama-lamanya.

Walikota Surabaya menjanjikan setiap PSK di Dolly diberi uang saku 5jt untuk membuka usaha. Tapi mengapa masih ditolak?

Ternyata banyak orang yang sudah terlanjur menikmati bisnis nista tersebut. Diperkirakan uang yang beredar di Dolly 720jt per hari!

Itu baru dari bisnis pelacurannya saja, belum termasuk uang parkir, rokok, miras bahkan narkoba. Mengerikan.

Salah seorang mucikari di Dolly mengatakan bhw pemerintah harus memberikan 2M per Wisma jk mau menutup Dolly. (http://t.co/Jv1WOA7Mtc)

Preman-preman sangar bertato pun hari ini banyak berada di sekitar Dolly untuk "Melindungi Dolly".

Nauzubillahiminzalik… Betapa sekulerisme dan gaya hidup bebas berurat dan berakar dalam diri mereka.

Mereka bukan tidak punya pilihan. Itu bohong besar, sebagian PSK di Dolly sudah punya tabungan bahkan ada yg sudah punya tanah di kampung.

Ada juga yang sudah sanggup membeli rumah. Tapi mereka memilih untuk lanjut menjual diri dan berjuang agar Dolly tidak ditutup. Nauzubillah.

Sahabat muslimah, akar masalah dari kasus Dolly ini adalah tidak diterapkannya sistem ekonomi Islam dan tdk adanya ketakwaan Individu.

Dalam sistem ekonomi Islam, dari awal segala bisnis yang haram tidak boleh ada. Jika muncul langsung diberantas, bukan dibatas.

Selain itu, jika seorang muslim memiliki ketakwaan, semiskin apapun dia tidak akan memilih untuk bekerja haram.

Solusi praktis untuk Dolly sekarang adalah penutupan dan pembinaan. Penutupan ini harga mati, tidak ada tawar menawar.

Untuk pembinaan, yang diperlukan bukan hanya pembinaan ekonomi tapi juga pembinaan Islam. Agar PSK, mucikari, preman Dolly bertaubat.

Sementara solusi kaffahnya adalah penerapan Syariat Islam, Khilafah.

Khilafah akan memberikan solusi sistemik untuk MENCEGAH terjadinya pelacuran.

Dalam Khilafah, akan diterapkan sistem pendidikan Islam yg membentuk individu dengan kepribadian Islam, individu yang bertakwa.

Lalu penerapan sistem pergaulan dalam Islam akan mencegah interaksi berlebihan antara pria dan wanita. Ikhtilat dan khalwat akan dilarang.

Selanjutnya sistem ekonomi Islam akan memberi ruang yang luas untuk bisnis halal dan menutup rapat2 bisnis haram.

Keadilan sistem ekonomi Islam juga akan mengurangi jurang kemiskinan yang sekarang terjadi.

Terakhir, sistem sanksi dalam Islam akan memberikan sanksi tegas thd perzinahan. Cambuk bagi yang belum menikah dan rajam bg yg menikah.

Penerapan sistem pendidikan, ekonomi, pergaulan dan sanksi Islami secara menyeluruhlah yang akan menjadi solusi hakiki.

Oleh karena itu selain mendukung walikota Surabaya untuk menutup Dolly, kita juga harus bersungguh2 unt berjuang menegakkan Khilafah.

From @Women4Khilafah

Leave a comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s