Nasihat (pra) pernikahan

Menikah itu persoalan ghoib, dhe.
Bukan soal umur, bukan soal pendidikan, bukan soal kemapanan dari segi materi..
Tapi soal kesiapan diri dan ukhrawi..
Kita ngerasa siap tapi menurut Allah belum?

Maka ketika kenyataan gak sesuai harapan, ketika target yang dipasang sudah jauh terlalui.. koreksi diri lah lagi dan lagi..
Jangan larut dalam kekecewaan dhe..
Jangan pula patah arang karna merasa tertinggal dan terlambat..
Karna dhe, saat kita sudah bertemu jodoh yang diberi Allah dengan cara yang gak kita duga2, kita bakal paham..
Kalau jodoh adalah cerminan diri kita..
Dan kalau kita yakini ini, maka saat ada khilaf yang tersingkap dari diri pasangan, kita gak akan kaget karna kita mungkin juga pernah memiliki khilaf yang sama..
Itu juga cara Allah menegur kita..
Dan caraNya untuk membuat kita tidak cepat berprasangka..

Pernikahan itu soal menyempurnakan separuh agama, dhe..
Maka dari itu, penting pake banget buat kita lebih mendekatkan diri kepada Allah..
Karna kita bisa saja dipertemukan dengan orang yang gak kita kenal sebelumnya..
Atau dengan yang sudah dikenal tapi kepribadiannya yang belum kita tau..
Yang penting ingat kalau menikah adalah untuk saling mnyempurnakan ibadah pada Allah..
Gak mungkin kan ibadah diawali dengan cara2 yang dibenci Allah?

Terus minta kepada Allah, untuk menetapkan hati..
Mohon petunjuk jika memang dia jodoh yang Allah titipkan dan membawa pada kebaikan, maka semoga Allah memudahkan dan memberi keberkahan..
Tapi jika dia bukan jodoh dan akan membawa kemudharatan, maka semoga Allah tunjukkan keburukannya dan menggantinya dengan yang lebih baik..
Ada hal2 yang kita gak bisa kompromi soal memilih pasangan hidup dhe, seperti soal aqidahnya, pemahaman agama dan amal ibadahnya..
Mau dia tampan, mapan atau berjabatan.. tapi aqidahnya rusak, agamanya hanya status atau ibadahnya berantakan..
Maka jangan ragu untuk menjauhkan diri.. jika ada siratan bahawa aqidah yang rusak bisa diperbaiki setelah menikah, maka hati2lah dhe, bisa jadi itu bisikan syetan yang ingin menjerumuskan.. amat penting bagi wanita muslimah memilih suami yang qowwam, bisa melindungi bukan cuma diri tapi juga iman kita.. bisa menjadi imam menuntun kita ke surga..
Ga mau kan setelah menikah, suami ternyata menjauhkan kita dari agama, membenci sunnah atau memelihara bid’ah?
Itu musibah sebesar2nya bagi muslimah dhe..

Makanya, penting di masa sekarang, perbanyak minta sama Allah buat dimantapkan hati.. Allah yang Menggenggam hati setiap makhluk.

Ada tanda atau ga ada tanda, teruslah maju kalau sudah mengambil keputusan dhe, jangan berlama2 dengan orang yang salah, karna itu akan menjauhkan kita dari orang yang tepat.. juga jangan mudah mundur karna terhalang hal2 duniawi jika memang sudah bertemu dengan yang baik.. ingat.. sekali lagi agama adalah faktor utama dalam memilih pasangan hidup.. karna suamimu akan jadi surga atau nerakamu kelak..

Menikah itu juga soal penerimaan diri dan pasangan..
Menerima bukan cuma kelebihan tapi juga kekurangan..
Menerima bukan cuma yang ada tapi juga ketiadaan..
Menerima bukan cuma masa kini tapi juga masa lalu..

Menikah juga bukan sikap ‘ini gue apa adanya’ tapi proses perbaikan diri..
Karna pastinya ga ada suami yang sempurna, seperti juga kita dhe.. saling mengingatkan, menasehati, mengajari dengan cara yang ma’ruf, menambah amalan dan banyak kesepakatan dalam mengayuh perahu bersama..
Wii.. nggak akan mudah dhe.
Tapi.. selama dasar awal pernikahan udah sama, in sya Allah gak akan terlalu berat..

Juga, karna kita sudah gak bisa lagi seenaknya sendiri..
Kebiasaan2 jelek semasa sendiri, harus dirubah bahkan cobalah dihilangkan saat menikah..
Ibadah yang morat marit terutama, perbaiki dari sekarang..
Cara berpikir, mengambil keputusan, manajemen waktu dan uang, mengatur emosi dll.. akan jauh berbeda saat masih single dhe.. pinter2lah dari sekarang..
Kadang kita juga harus bisa menahan kehendak pribadi demi menjaga perasaan yang lain.. jangan mau dimengerti sendiri..

Ingat dhe, sebelum, saat dan setelah menjalani pernikahan, akan selalu ada rasa waswas yang dihembuskan syaitan..
Ingat hadits Rosul yang mengatakan bahwa pada setiap pasangan yang ingin dan sudah menikah, syaitan akan mengirimkan seribu tentara khusus dari kaumnya untuk memisahkan mereka..
Liat dhe, begitu bencinya syaitan jika ada umat islam yang ingin menyempurnakan agamanya..
Maka jangan kalah dengan bisik2 syaitan, dhe..
Banyak2lah istighfar dan memohon ampun kepada Allah atas segala dosa masa lalu kita..
Banyak2lah bersyukur atas segala nikmat dan rezeki yang dimiliki saat ini..
Banyak2lah menuntut ilmu untuk persiapan membangun keluarga dan anak2 yang cerdas iman, akhlak dan pengetahuannya..
Ingat bahwa pendidikan anak kelak sepenuhnya tanggung jawab orangtuanya, dhe.. bukan guru2 sekolah mereka..
Dan teruslah memohon keridhoan dari orangtua untuk dibukakan jalan menuju keberkahan Allah..
Jika memang niat karna Allah, semoga Allah jadikan mudah..
Semoga Allah ridhoi jalanmu ya dhe..
Salam

~salinan chat, diskusi, seputar pernikahan, keraguan, proses, hal2 yang akan selamanya diingat berat dan ringannya😥
Only Allah can repay you back, my sisters of Jannah..
Uhibbuk’ fillah 💙

Banjarmasin, May 2016

image

Leave a comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s